DPMPTSP Kab. Sintang
Permata
Jl. Pattimura No. 1
Gedung MPP Bumi Sentang Lantai 2
Kabupaten Sintang 7861108.00 - 15.00
Senin-Jumat
A big fan of open source and Ubuntu. Founder at joomlabuff
Pemerintah terus berupaya meningkatkan realisasi investasi di daerah. Oleh karena itu, DPMPTSP Kabupaten Sintang mengambil langkah proaktif dengan mengadakan sosialisasi implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi para pelaku usaha di Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sepauk, dan telah berlangsung pada Kamis, 30 Oktober 2025. Selain itu, sosialisasi ini juga membahas pentingnya pengawasan perizinan sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan berusaha bagi masyarakat.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini. Dalam pemaparannya, beliau menekankan berbagai manfaat yang didapat jika pelaku usaha memiliki izin usaha yang sah. Beliau menjelaskan bahwa Perizinan Berusaha Berbasis Risiko kini menjadi standar utama yang harus dipenuhi. Untuk itu, beliau mendorong para pelaku usaha yang belum memiliki izin agar segera mengurusnya melalui sistem yang telah disediakan.
Selain mengurus izin baru, ada kewajiban lain yang juga penting. Pak Erwin Simanjuntak turut mengimbau para pelaku usaha yang sudah memiliki izin. Secara khusus, beliau meminta agar mereka rutin dan tepat waktu dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Pelaporan ini sangat penting untuk memantau progres investasi di Kabupaten Sintang.
Acara ini tidak hanya berhenti pada teori. Setelah sesi sosialisasi selesai, DPMPTSP Sintang langsung bergerak cepat. Selanjutnya, tim di lapangan memberikan pendampingan praktis kepada pelaku usaha yang hadir. Mereka yang ingin langsung mengurus Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dibantu prosesnya di tempat. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan solusi nyata dan langsung bagi para pelaku usaha di Sepauk.





Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, mengikuti rapat koordinasi dan pemantauan Indeks Pencegahan Korupsi MCSP Tahun 2025. Acara ini diselenggarakan secara daring pada Selasa, 16 September 2025. Rapat ini berlangsung di Ruang Mini Command Center (MCC) Kantor Bupati Sintang.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Perangkat Daerah Se-Kabupaten Sintang Tahun 2025-2029. Acara ini dilaksanakan di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Selasa, 16 September 2025. Perjanjian ini menjadi komitmen penting DPMPTSP dalam mewujudkan target-target strategis pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, melakukan groundbreaking Proyek Green Hydrogen Pilot Plant Ulubelu di Lampung, Selasa siang (9/9). Groundbreaking yang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk selenggarakan ini menandai dimulainya pembangunan pilot plant perdana di dunia. Pabrik ini akan memanfaatkan teknologi anion exchange membrane electrolyzer berbasis energi panas bumi untuk menghasilkan hidrogen hijau.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Todotua menjelaskan bahwa proyek ini merupakan tonggak penting. Tujuannya mendorong hilirisasi energi baru terbarukan dan mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
“Proyek green energy pilot plant ini merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060. Ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya Asta Cita ke-2 untuk mendorong kemandirian bangsa melalui energi dan ekonomi hijau. Selain itu, ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-5 untuk melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah dalam negeri,” ujar Wamen Todotua.
Wakil Menteri Todotua juga menambahkan bahwa pemanfaatan hidrogen hijau akan memperkuat ekonomi berkelanjutan. Ini mulai dari bahan bakar transportasi hingga dekarbonisasi industri. Dengan target produksi ±100 kg hidrogen per hari pada November 2026, hasil produksi tidak hanya akan Pertamina Group manfaatkan. Namun, juga mitra eksternal seperti Toyota untuk pengembangan kendaraan berbahan bakar hidrogen.
”Hilirisasi terbukti telah menjadi salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, hilirisasi tidak hanya akan berfokus pada mineral, tetapi juga akan ditopang oleh energi hijau sebagai katalisator utama agar industrialisasi berjalan lebih efisien dan kompetitif,” jelas Wamen Todotua.
Menutup sambutannya, Wamen Todotua menyatakan komitmen Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk terus mendorong investasi di sektor energi hijau dan hilirisasi sumber daya alam. Ia juga akan memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, swasta, dan mitra internasional dalam membangun ekosistem energi hijau. Proyek Green Hydrogen Ulubelu diharapkan menjadi momentum penting bagi Indonesia. Ini untuk memperkuat kepemimpinan dalam transisi energi global.
Groundbreaking ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Proyek dan Operasi Pertamina New and Renewable Energy Norman Ginting, serta Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi.
Pemerintah Kabupaten Sintang, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang, melaksanakan Evaluasi Kepatuhan Berusaha pada Senin, 2 Agustus 2025. Acara ini bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Kabupaten Sintang.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, membuka langsung kegiatan Evaluasi Kepatuhan Berusaha ini.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Erwin Simanjuntak, menyampaikan ketentuan-ketentuan teknis tentang Perizinan Berusaha Sektor. Tujuannya adalah agar para Pelaku Usaha dapat memahami dan mematuhinya.
Evaluasi ini dihadiri oleh perwakilan dari Karyamas Group.
Persaingan ekonomi global harus siap dihadapi, terutama oleh generasi muda Indonesia. Ini menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, kepada mahasiswa baru Universitas Trisakti. Ia berpesan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Jakarta, Senin (25/8).
"Vietnam sudah melampaui angka pertumbuhan 7%. Vietnam jumlah populasi penduduknya hanya 100 juta, sementara negara kita populasinya 280 juta. Artinya, lebih dari dua kali populasi Vietnam. Secara wilayah, kita jauh lebih besar. Secara potensi alam, kita jauh lebih luar biasa, lebih banyak dan beraneka ragam,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media.
Wamen Todotua menekankan pentingnya generasi muda mempersiapkan diri di era kompetisi global. Hal ini penting untuk mendorong tujuan bangsa meraih kemakmuran di era Indonesia Emas 2045. "Generasi muda yang hari ini berusia 18 tahun akan menjadi ujung tombak bangsa di tahun 2045. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sejak dini dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang relevan,” jelas Todo, sapaan akrabnya.
Lebih lanjut, Todotua mengemukakan bahwa pemerintah telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 8% hingga 2029 mendatang. Pencapaian target pertumbuhan ekonomi itu penting untuk keluar dari middle income trap. “Tiga motor untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% adalah konsumsi, investasi, dan ekspor. Ini akan terus kita dorong,” ungkapnya.
Tahun 2045 akan menjadi momen penting dalam perjalanan bangsa. Indonesia akan merayakan 100 tahun kemerdekaan. Pemerintah menargetkan Indonesia dapat bertransformasi dari negara berkembang menjadi negara maju yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam forum tersebut, Todotua juga menyoroti pentingnya hilirisasi sebagai strategi kunci dalam meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. “Selama ini kita masih mengekspor bahan mentah dan mengimpor kembali produk jadi dengan harga lebih mahal. Melalui hilirisasi, seluruh proses pengolahan harus dilakukan di dalam negeri agar memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi,” ulas Todo, yang juga alumni Trisakti angkatan 1998.
Dari sisi cadangan sumber daya alam, Indonesia memiliki potensi besar di berbagai komoditas strategis. Ini mulai dari nikel sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik, ikan tuna sebagai komoditas unggulan perikanan, hingga kelapa yang menyumbang 20–30% kebutuhan dunia. Menurut Wamen Todotua, pengelolaan sumber daya alam ini harus ditopang oleh investasi, teknologi, dan sumber daya manusia unggul. “Kita bisa belajar dari Tiongkok bagaimana mereka membangun ekosistem melalui investasi dan teknologi,” pungkasnya.
Berdasarkan data realisasi investasi bidang hilirisasi semester I 2025, total nilai realisasi investasi hilirisasi mencapai Rp280,8 triliun. Nilai tersebut menyumbang sebesar 29,8% dari total realisasi investasi semester I 2025. Mineral menjadi sektor dengan nilai terbesar dalam realisasi investasi bidang hilirisasi, yaitu sebesar Rp193,8 triliun. Ini disusul oleh sektor perkebunan dan kehutanan dengan nilai total Rp67,4 triliun.
Selanjutnya, sektor minyak dan gas bumi sebesar Rp17,3 triliun, serta sektor perikanan dan kelautan dengan total Rp2,3 triliun. Capaian realisasi investasi hilirisasi tersebut menunjukkan bahwa hilirisasi bukan lagi hanya strategi, melainkan telah menjadi penggerak penting perekonomian Indonesia.
Rapat koordinasi dan evaluasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Bumi Senentang dilaksanakan pada Selasa, 26 Agustus 2025. Rapat ini bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Kabupaten Sintang.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, memimpin rapat sebagai Kepala MPP Bumi Senentang. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing Gerai di MPP Bumi Senentang. Rapat evaluasi berfokus pada kedisiplinan petugas gerai dan upaya peningkatan pelayanan masing-masing gerai.
DPMPTSP Kabupaten Sintang melaksanakan Rapat Teknis tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk Reklame Pertokoan Modern pada Senin, 25 Agustus 2025. Rapat ini dipimpin oleh Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ernawati, S.Pd., M.M. Turut hadir pula OPD Teknis Penyelenggaraan Reklame. Rapat ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan regulasi dan proses perizinan untuk pembangunan reklame modern di Kabupaten Sintang.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ir. Erwin Simanjuntak, M.Si, mengikuti kegiatan Entry Meeting dengan Tim Audit BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat. Pertemuan ini dalam rangka Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah serta Lain-Lain Pendapatan yang Sah. Acara berlangsung pada Senin, 25 Agustus 2025, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.
Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Sintang, Ernawati, S.Pd., M.M., beserta Tim Penyusun Renstra mengikuti kegiatan Verifikasi Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025-2029. Acara ini berlangsung pada Jumat, 22 Agustus 2025, di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sintang. Ini menandai langkah awal penting dalam menyusun perencanaan strategis yang akan menjadi pedoman kerja DPMPTSP selama lima tahun ke depan.